Istana Maimun, Warisan Sejarah Melayu di Medan
Istana Maimun merupakan simbol kejayaan kesultanan Deli yang berdiri megah di kota Medan. Kesultanan Deli Darul Maimun adalah kesultanan Melayu di Indonesia yang didirikan pada tahun 1669 oleh Tuanku Panglima Perunggit di wilayah bernama Tanah Deli (sekarang Medan, Sumatera Utara, Indonesia). Sultan Deli saat ini, sultan ke-14 ialah Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alamsyah yang bertahta dari tahun 2005.
Berlokasi di jalan Brigadir Jenderal Katamso, Aur, Medan Maimun, Kota Medan, – istana Maimun dibangun di atas tanah dengan luas lebih dari 2772 meter persegi. Istana ini terdapat 30 ruangan yang dibangun dengan perpaduan desain arsitektur Melayu, Eropa dan India. Beberapa interior Istana yang diwarnai dengan warna kuning keemasan dan perabotan-perabotan antik, membuat Istana ini terlihat unik perpaduan traditional dan modern.
Istana Maimun telah dibuka untuk umum dan menjadi tempat wisata sejarah dan budaya, serta memberikan pengalaman edukatif. Banyak diantara wisatawan datang di akhir pekan dan hari-hari besar, serta banyak juga siswa-siswi datang untuk berkunjung dalam rangka tour sejarah.
Selain menyajikan keindahan istana dari segi bangunan dan ornamen, pengunjung juga dapat menyaksikan peninggalan sejarah, foto-foto kesultanan, senjata traditional hingga replika singgsana sultan. Serta para pengunjung juga dapat mengenakan busana traditional melayu dan berfoto di dalam istana.
Untuk wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh khas istana atau melayu, di dalam istana juga terdapat toko-toko kecil yang menjual barang-barang khas melayu seperti mulai dari busana, tas, topi, gelang hingga manik-manik hiasan. Serta kios-kios kecil penjual makanan dan minuman juga ada, begitu juga dengan toilet umum hingga tempat parkir. Tentunya, semua itu tersedia untuk kemudahan dan kenyamanan masyarakat lokal dan wisatawan yang ingin berkunjung.
Kini Istana Maimun menjadi salah satu ikon kota Medan. Berdiri dengan megahnya istana Maimun sampai sekarang, bukan hanya sekedar mengingatkan kita tentang sejarah dan budaya, tetapi juga mengingatkan kita untuk selalu menjaga dan menghargai kelestarian budaya.
-Tin



