Bandara Bali kembali normal setelah penerbangan dialihkan akibat cuaca ekstrem

Denpasar, Bali (ANTARA) – Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, telah kembali beroperasi normal setelah beberapa penerbangan terpengaruh oleh cuaca ekstrem.

“Akibat hujan lebat di area bandara pada hari Selasa, kami mengkonfirmasi bahwa operasional bandara kini berjalan normal,” demikian disampaikan Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum bandara, Gede Eka Sandi Asmadi, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Ia menjelaskan bahwa lima penerbangan terpengaruh akibat hujan lebat dan angin kencang di wilayah Bali.

Penerbangan Cebu Pacific 5J 281, dari Manila ke Denpasar, dialihkan ke Makassar pada pukul 12:12 waktu setempat pada hari Selasa. Namun, penerbangan tersebut dipastikan telah mendarat di Denpasar pada pukul 05:40.

“Penerbangan Indonesia Air Asia QZ 247, dari Phuket ke Denpasar, dialihkan ke Jakarta pada pukul 01:05, dan berhasil mendarat di Denpasar pada pukul 07:02,” lanjut Asmadi.

Sementara itu, penerbangan Cebu Pacific 5J 282, dari Denpasar ke Manila, awalnya dijadwalkan berangkat pukul 01.00 pagi, tetapi karena kondisi cuaca, penerbangan tersebut berangkat pukul 04.00 pagi.

Selanjutnya, penerbangan Transnusa 8B 5254, dari Denpasar ke Lombok, dijadwalkan berangkat pukul 12.40 siang, tetapi dijadwal ulang menjadi pukul 15.29 sore.

“Terakhir, penerbangan Wings Air, IW 1856, pada rute Denpasar-Lombok, dijadwalkan berangkat pukul 11.10 pagi, dan berangkat pukul 12.08 siang, mendarat pukul 12.40 siang,” ujarnya.

Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Bali dalam beberapa hari terakhir, rombongannya memastikan koordinasi berkelanjutan dengan instansi terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan AirNav Indonesia, untuk memantau perkembangan cuaca di sekitar area bandara.

“Kami juga memastikan bahwa infrastruktur terminal dan fasilitas pendukung tetap dalam kondisi optimal untuk mempertahankan kualitas layanan tertinggi bagi pengguna bandara,” katanya.

Mengingat hujan yang terus berlanjut di seluruh Bali, Asmadi mendesak calon penumpang untuk datang lebih awal dan memantau kondisi lalu lintas.

“Kami juga menyarankan penumpang untuk berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk informasi penerbangan terbaru,” tambahnya.

-Antara