Ekonomi Pedesaan Bisa Tumbuh Tujuh Kali Lipat Lewat Koperasi dan Makan Gratis: Pemerintah
Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Ahmad Riza Patria, memperkirakan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan hingga 6–7 kali lipat.
“Kedua program ini saja sudah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa tidak kurang dari enam sampai tujuh kali lipat,” katanya dalam pernyataan yang diterima di Jakarta pada Kamis.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, status suatu desa juga dapat meningkat menjadi desa mandiri, tambahnya saat menghadiri Festival Pembangunan Desa dan Parade 1.000 Tenong di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Rabu.
Patria menjelaskan bahwa program makan gratis tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan status gizi anak-anak, tetapi juga untuk mendorong perekonomian desa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan produktivitas desa.
Keberhasilan program-program tersebut, katanya, sangat bergantung pada partisipasi aktif para pihak terkait.
Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di desa.
Langkah ini juga bertujuan untuk mendukung akses masyarakat terhadap obat-obatan dan kebutuhan pokok seperti beras, serta mencegah masyarakat menjadi korban rentenir, ujarnya.
Presiden Prabowo telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih guna mempercepat pendirian 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia.
Koperasi Merah Putih digambarkan sebagai pusat layanan ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa, yang menyediakan layanan simpan pinjam, klinik, dan berbagai kebutuhan lainnya.
-Antara



