Indonesia Akan Mulai Pengiriman Beras Haji Pertama Ke Arab Saudi
JAKARTA, 24 Feb (Bernama) — Indonesia akan mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi untuk jamaah haji Indonesia, menandai pengiriman beras produksi dalam negeri pertama negara itu ke luar negeri khusus untuk ibadah haji tahunan.
Direktur Utama BUMN Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pengiriman akan dilakukan dalam dua tahap, masing-masing pada 28 Februari dan 4 Maret.
“Pengiriman dua tahap bertujuan untuk memastikan keamanan logistik dan menjaga pasokan cadangan jika terjadi gangguan pelayaran, dengan pelayaran laut diperkirakan memakan waktu lima hingga enam minggu,” katanya, menurut Kantor Berita ANTARA.
Ahmad Rizal mengatakan kiriman itu bernilai sekitar Rp150 miliar dan akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, di sini, ke Pelabuhan Jeddah, Arab Saudi, dengan selanjutnya didistribusikan ke layanan katering haji yang ditangani oleh importir lokal di Arab Saudi.
Dia mengatakan beras tersebut memenuhi spesifikasi premium yang diminta oleh mitra Saudi, menambahkan bahwa pengiriman tersebut menunjukkan kapasitas Indonesia untuk secara mandiri memasok beras premium untuk jamaah hajinya tahun ini.
Dia juga meyakinkan bahwa pengiriman tidak akan mengganggu pasokan beras domestik, karena didukung oleh perencanaan stok yang cermat dan cadangan nasional yang cukup.
— BERNAMA



