Malaysia: Melaka Targetkan 300.000 Pasien Indonesia untuk Layanan Medis Tahun Ini

Pemerintah Negara Bagian Melaka, Malaysia menargetkan kedatangan sekitar 300.000 warga Indonesia untuk mendapatkan layanan medis di empat rumah sakit swasta utama di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat sektor pariwisata medis yang terus berkembang di Melaka.

Menurut Datuk Ngwe Hee Sem, Exco Kesehatan, Sumber Manusia, dan Perpaduan Negeri Melaka, pada tahun sebelumnya, dari total 800.000 warga Indonesia yang mencari perawatan medis di Malaysia, lebih dari 25 persen memilih Melaka sebagai tujuan mereka.

“Kami telah melakukan berbagai upaya promosi di Indonesia, termasuk kunjungan ke Pekanbaru bersama manajemen Putra Specialist Hospital, untuk memperkenalkan layanan kesehatan yang kami tawarkan,” ujar Ngwe.

Empat rumah sakit swasta yang menjadi andalan dalam inisiatif ini adalah Mahkota Medical Centre, Putra Specialist Hospital, Pantai Hospital, dan Oriental Melaka Straits Hospital. Faktor-faktor seperti biaya perawatan yang lebih terjangkau dibandingkan dengan Singapura dan Jakarta, serta kedekatan geografis dengan Sumatera, menjadikan Melaka pilihan menarik bagi pasien dari Indonesia.

Sebagian besar pasien berasal dari daerah seperti Bengkalis dan Dumai, yang memanfaatkan layanan feri untuk mencapai Melaka. Selain itu, terdapat permintaan untuk membuka kembali rute penerbangan langsung antara Melaka dan Pekanbaru guna memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi pasien.

Selanjutnya, Malaysia secara keseluruhan telah menjadi tujuan utama bagi wisatawan medis dari Indonesia, dengan sekitar 300.000 dari 1,5 juta pengunjung Indonesia ke Malaysia tahun lalu datang untuk perawatan medis. Sehingga dengan kombinasi fasilitas medis berkualitas tinggi, biaya yang kompetitif, dan lokasi yang strategis, Melaka berupaya memperkuat posisinya sebagai pusat pariwisata medis di kawasan ini.